Wujud Bakti Tanah Kelahiran, Bos HS Bangun Pabrik Rokok di Lampung

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — MENJADI pengusaha sukses di Yogyakarta tak membuat CEO Surya Group, Muhammad Suryo, lupa pada tanah kelahirannya. Ia mewujudkan dharma baktinya dengan membangun pabrik rokok seluas dua hektar di di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur.

Saat ini proses pembangunan pabrik baru HS telah dimulai. Pria kelahiran Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, itu menargetkan pabrik bisa beroperasi tahun ini.

“Targetnya Maret pabrik sudah jadi dan April mulai perekrutan karyawan, kita membutuhkan 3000 tenaga kerja,” katanya, dalam jumpa pers Hey Slank X HS: Berani Kita Beda, di Azana Boutique Hotel Bandar Lampung, Sabtu (17/1/2026).

Selain Suryo, jumpa pers juga dihadiri seluruh personel Slank; Kaka, Bimbim, Abdee, Ridho, dan Ivanka. Konser Hey Slank X HS: Berani Kita Beda di Lampung digelar di Stadion Pkor Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu malam ini. Konser akan dibuka penampilan Shaggydog, Andika Kangen Band, Mahalara, Bang Taun, dan Threesixty.

Konser HS bersama Slank ini adalah perhelatan kelima setelah Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali. Pemilihan Lampung bukan hanya karena tanah kelahiran Suryo, tapi juga untuk memberi momen hiburan gratis, dan mengenalkan HS yang akan membangun pabrik baru.

“Semoga kehadiran HS dapat bermanfaat bagi daerah, membuka lapangan kerja, dan menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alumni SMP 2 Tanjung Bintang, Lampung Selatan itu.

Alasan membangun pabrik di Lampung Timur, lanjut Suryo, karena ia ingin melihat daerah tempatnya lahir berkembang. “Sejak saya kecil dulu di sana tingkat penganggurannya tinggi, teman-teman saya dulu banyak merantau di Jakarta. Maka biar teman-teman di sana bisa bekerja, saya ingin berkontribusi dengan pabrik HS,” katanya.

Baca Juga :  Sapa Pengendara di Pekalongan, Serikat Pekerja BRI BO Metro Bagikan 150 Paket Takjil

Seperti dalam perhelatan sebelumnya, sejumlah UMKM dari komunitas Slankerspreneur akan terlibat. Mereka menampilkan berbagai produk dari kaset dan rilisan fisik Slank, merchandise resmi, hingga kuliner dan produk gaya hidup buatan Slankers.

Suryo Adalah pengusaha kelahiran Lampung, 27 Maret 1984. Masa kanak-kanaknya hingga SMA dihabiskan di Lampung Timur, sebelum orang tuanya harus migrasi ke Bengkulu. Kemudian ia melanjutkan pendidikan sarjana di Yogyakarta. Di sana jugalah ia merintis bisnisnya. Berawal dari usaha air isi ulang, berkembang ke bisnis konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya.

Pada 2024, Suryo membuka pabrik rokok HS di Muntilan, Kabupaten Magelang. Ia memulai dengan hanya 30 buruh linting. Keuletannya menjadikan HS berkembang pesat. Ia dikenal memiliki pola perekrutan karyawan yang unik: tak peduli ijazah, yang penting kemauan belajar. Dalam menerima karyawan, Suryo tidak mensyaratkan pendidikan minimal, batas usia, atau bahkan pengalaman.

“Itu karena ingat diri saya sendiri yang mulai dari nol tanpa koneksi dan pengalaman. Banyak orang menganggur karena terbentur pengalaman kerja, maka saya ingin memberi kesempatan pada yang mau belajar,” ujarnya.

Baca Juga :  Bos HS Serahkan Donasi Sumatra di Depan 10 Ribu Slankers

Seperti juga di Magelang, Suryo mengatakan akan memprioritaskan warga sekitar pabrik sebagai karyawan. Termasuk juga memberi kesempatan pada pekerja disabilitas. Untuk meningkatkan skill, para pekerja akan dilatih tenaga professional. Mulai cara memilih daun tembakau, melinting hingga memahami standar mutu rokok.

“Kami juga memberi uang saku tiga ratus ribu rupiah selama proses training,” katanya.
Yang dia inginkan, uang saku itu bukan sekadar biaya transport. Melainkan sebagai bentuk penghargaan yang membuat mereka merasa dihargai sejak hari pertama.

Bagi Slank, konser kali ini spesial karena sudah sekian lama tidak pentas di Lampung. “Kita sudah lama banget tidak main di Lampung. Maka kita sangat berterimakasih pada HS yang menarik kita ke sini,” kata Kaka Slank.

Bimbim menambahkan, Slank bersedia kolaborasi karena HS bukan sekadar bisnis komersial. Tapi sebuah gerakan yang bisa membantu anak bangsa lainnya. “Saya melihat HS bukan hanya bisnis, tapi movement. Indonesia ekonomi lagi susah, tahun 2026 ini banyak orang tidak kerja, makanya kita dukung HS yang buka pabrik dimana-mana agar teman-teman bisa kerja,” katanya.

Dalam jumpa pers di Hotel Azana Boutique Lampung itu, Ivanka sempat melontarkan candaan dengan meminta kuota karyawan pabrik HS Lampung untuk Slankers yang belum bekerja. Namun rupanya dijawab serius oleh Suryo.

“Oh iya, disediakan kuota, teman-teman Slanker yang mau bekerja tentu boleh mendaftar,” sahut Suryo disambut tawa personel Slank.(*)

Berita Terkait

Sapa Pengendara di Pekalongan, Serikat Pekerja BRI BO Metro Bagikan 150 Paket Takjil
Bos HS Serahkan Donasi Sumatra di Depan 10 Ribu Slankers
5000 Runner Ramaikan HS Run Lampung, Surya Grup Siap Gelar Ajang Lari di Berbagai Kota
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Innovations in Business Models: Disruptive Technologies and Emerging Trends
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 18:46 WIB

Sapa Pengendara di Pekalongan, Serikat Pekerja BRI BO Metro Bagikan 150 Paket Takjil

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:03 WIB

Bos HS Serahkan Donasi Sumatra di Depan 10 Ribu Slankers

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:35 WIB

Wujud Bakti Tanah Kelahiran, Bos HS Bangun Pabrik Rokok di Lampung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:16 WIB

5000 Runner Ramaikan HS Run Lampung, Surya Grup Siap Gelar Ajang Lari di Berbagai Kota

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WIB

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Berita Terbaru