Sadila Dorong Inklusi Keluarga Lewat Peringatan HDI 2025

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Komunitas Sahabat Difabel Lampung (Sadila) menggelar kegiatan bertajuk “Rumah yang Bercerita: Tentang Cinta yang Menumbuhkan Empati dan Inklusi” dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 sekaligus Milad ke-7 Sadila, Minggu (14/12/2025), di Gedung Teater Tertutup Dewan Kesenian Lampung (DKL), PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Ketua Sadila, Etik Mudmainah, mengatakan peringatan Milad yang jatuh pada 23 November sengaja dirangkai dengan HDI 3 Desember untuk memperkuat pesan inklusi.
“Sadila setiap tahun selalu memperingati HDI dengan tema berbeda dan menyediakan panggung agar anak-anak difabel bisa menunjukkan minat dan bakat mereka,” ujarnya.

Kegiatan ini diisi pentas seni anak difabel, talk show parenting inklusif, pameran karya disabilitas, serta perayaan Milad Sadila. Etik menyebut tahun ini terasa istimewa karena seluruh rangkaian acara diselenggarakan secara mandiri dengan dukungan sejumlah pihak.
“Meski dikelola sendiri, kami tetap mendapat dukungan dari Yayasan Satunama Yogyakarta, DPRD Kota Bandar Lampung, Dewan Kesenian Lampung, komunitas disabilitas, dan sponsor,” kata dia.

Baca Juga :  Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid 1 Miliar di Dusun Kelahirannya Lampung Timur

Sebanyak 72 anak difabel dari Bandar Lampung, Kota Metro, serta Kabupaten Lampung Selatan tampil dalam perayaan HDI tahun ini. Menurut Etik, sebagian besar dari mereka baru pertama kali naik panggung.
“Kami ingin anak-anak tampil percaya diri, tidak takut, dan tidak tantrum saat bertemu orang lain,” jelasnya.

Etik juga menyoroti keterbatasan akses pendidikan bagi anak difabel di Bandar Lampung.
“Saat ini hanya ada satu SLBN negeri. Kuota sangat terbatas karena sarana dan guru minim, sementara pendaftar bisa mencapai 80 sampai 100 orang,” ungkapnya.
Ia menegaskan pendidikan inklusif menjadi kebutuhan mendesak agar anak difabel dapat belajar hidup bermasyarakat sejak dini.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandar Lampung, Dewi Mayang Suri Djausal, menegaskan pentingnya perubahan cara pandang masyarakat terhadap disabilitas.
“Disabilitas bukan kekurangan, melainkan keunikan. Masyarakat tidak boleh menghakimi, tetapi harus melihat kelebihan yang dimiliki,” tegasnya.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Mayang menyatakan DPRD berkomitmen mendorong Pemkot Bandar Lampung memperkuat program inklusif.
“Isu disabilitas sudah menjadi prioritas nasional dalam RPJMN, sehingga harus disinergikan hingga ke daerah, termasuk penyediaan infrastruktur, layanan publik, serta akses pendidikan dan kesehatan yang ramah disabilitas,” pungkasnya.

Saat ini, Sadila menaungi sekitar seratus anak difabel dengan dukungan sekitar 50 relawan.
“Sadila terbuka bagi siapa pun orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Dalam kondisi apa pun, kami siap menerima,” tutup Etik Mudmainah.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan sekubal, makanan khas Lampung, sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, serta harapan agar semangat inklusi dan empati terhadap penyandang disabilitas terus tumbuh di tengah masyarakat.

Berita Terkait

Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid 1 Miliar di Dusun Kelahirannya Lampung Timur
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone
From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen
Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:02 WIB

Bos HS Muhammad Suryo Bangun Masjid 1 Miliar di Dusun Kelahirannya Lampung Timur

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:01 WIB

Sadila Dorong Inklusi Keluarga Lewat Peringatan HDI 2025

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:10 WIB

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selasa, 28 Maret 2023 - 23:44 WIB

The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

Selasa, 28 Maret 2023 - 23:38 WIB

From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

Berita Terbaru