Komunitas GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung — Komunitas GUSDURian Lampung menggelar Kelas Penggerak GUSDURian sebagai ruang peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi para penggerak komunitas di daerah. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam membangun prototipe gerakan di komunitas masing-masing.

Koordinator Komunitas GUSDURian Lampung, Yogi Prazani, menjelaskan bahwa kelas ini lahir dari kebutuhan merawat warisan pemikiran dan perjuangan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, di tengah masyarakat yang semakin terpolarisasi serta menguatnya narasi intoleransi dan politik identitas, visi Gus Dur tentang Indonesia yang inklusif dan berkeadilan sosial menjadi sangat relevan.

“Kelas Penggerak GUSDURian tidak hanya ditujukan untuk menguatkan kapasitas penggerak yang sudah aktif, tetapi juga untuk merekrut dan membekali calon penggerak baru yang memiliki nilai, minat dan semangat yang sama,”Ujar Yogi.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Selain itu, Yogi menyatakan bahwa program ini secara khusus menyasar anak muda berusia 20–30 tahun, mulai dari mahasiswa, profesional muda, hingga aktivis. Kelompok usia tersebut dinilai berada di garis depan perubahan sosial dan sedang berada dalam fase pembentukan identitas serta komitmen sosial.

“Dengan menyasar segmen ini, Kelas Penggerak GUSDURian bertujuan membangun sebuah kader kepemimpinan muda yang tidak hanya paham teori tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan keterampilan praktis untuk menggerakkan komunitas dan mempengaruhi publik,” tegasnya.

Secara kurikulum, Kelas Penggerak GUSDURian disusun dengan pendekatan holistik melalui tiga pilar utama. Pertama, kepemimpinan, yang mengajarkan bagaimana memimpin dengan nilai keteladanan dan visi yang inklusif ala Gus Dur.

Baca Juga :  Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit

Kedua, pengelolaan komunitas, yang memberikan keterampilan praktis seperti manajemen gerakan, komunikasi publik, dan strategi gerakan.

Ketiga, yang paling mendasar, adalah pendalaman terhadap nilai, pemikiran, dan keteladanan Gus Dur sendiri, seperti sembilan nilai utama gusdur, isu toleransi, demokrasi, penghormatan pada HAM, keadilan ekologi, dan pembelaan pada kaum marginal.

Sebagai informasi, pendaftaran Kelas Penggerak GUSDURian Lampung dibuka mulai 15 hingga 31 Desember 2025. Calon peserta yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Yogi Prazani melalui nomor 0821 8415 6309 atau mengakses media sosial Instagram @gusdurian.lpg. (*)

Berita Terkait

Perkumpulan Disabilitas Kota Bandar Lampung Resmi Terbentuk, 33 Anggota Bersatu Membangun Wadah Representatif dan Memperjuangkan Kota Inklusif
RND Law Firm Gelar “Jumat Berkah”, Bagikan Ratusan Paket Makanan dan Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Warga Lampung
Disdikbud Lampung Siap Gelar UKG Perdana, 2.900 Guru Jadi Peserta Awal
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit
Equity and Access in Indonesian Education: Addressing Disparities
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:14 WIB

Komunitas GUSDURian Lampung Gelar Kelas Penggerak

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:38 WIB

Perkumpulan Disabilitas Kota Bandar Lampung Resmi Terbentuk, 33 Anggota Bersatu Membangun Wadah Representatif dan Memperjuangkan Kota Inklusif

Jumat, 7 November 2025 - 18:20 WIB

RND Law Firm Gelar “Jumat Berkah”, Bagikan Ratusan Paket Makanan dan Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Warga Lampung

Kamis, 9 Oktober 2025 - 14:43 WIB

Disdikbud Lampung Siap Gelar UKG Perdana, 2.900 Guru Jadi Peserta Awal

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Berita Terbaru